I dare to myself to go to through the way in process to be 100

I dare to myself to go to through the way in process to be 100

Blog sebagai personalbranding menurut saya sangat bisa untuk meningkatkan level branding diri kita. Dengan blog, kita bisa tampil sebagai seorang yang super ahli dalam segala bidang. Sebelum menulis atau ketika menulis di blog yang di fungsikan sebagai personalbranding, tentu dan saya yakin adalah sebuah kepastian bahwa penulis-penulis melakukan riset atau paling tidak validasi singkat terhadap hal yang akan dia torehkan di personalbranding blognya.

Akan sangat memilukan bukan memalukan jika dilain waktu dia harus mengedit tulisan yang pernah dia buat dahulu dikarenakan adanya perbedaan antara fakta dengan tulisan halusinasi yang dulu dia tuliskan. Saya tuliskan dengan kalimat halusinasi karena menulis tanpa melakukan vallidasi adalah sebuah halusinasi mahluk halus yang sudah halus. bingung? Sama..

Beda halnya jika penulis menulis di blog yang tidak dia maksudkan sebagai personalbranding, penulis hanya ingin menulis tanpa perlu ada feedback berupa branding mengkilap terhadap diri pribadinya. Dia akan menulis apa saja bahkan mungkin hal yang bisa menurunkan level branding terhadap diri pribadinya. Hal hal yang memalukan, hal hal yang terlalu basic, dan hal semacamnya.

Untuk personalbrandingblog tentunya hal hal tersebut akan sebisa mungkin dihindari untuk diposting.

Sekedar agar tahu dan mengerti, blog yang sedang kamu baca ini saya posisikan sebagai personalbranding saya di dunia maya. Tentunya saya harus mengikuti rules tidak tertulis yang saya sebut diatas. Semestinya hal-hal yang saya posting di blog ini adalah hanya Best of The Best, hasil seleksi dan editan puluhan kali sebelum saya klik tombol publish.

Akan tetapi saya ingin memperlihatkan saya sebagai saya sendiri di blog ini. Saya menyadari bahwa saya agak introvert, Lebih luwes jika berbicara dengan media pena atau nuts keyboard fisik/virtual dibanding berbicara dengan oral. Pendiam, kata sebagian orang. Mungkin itu perbedaan antara saya dengan mulut dan saya dengan jari. Saya terlihat sangat cerewet bising dan unstopable sound dengan tulisan saya di blog ini. Tetapi kalau berjumpa face to face with activated mouth&lips, (Bisa jadi kita face to face tapi ngobrol tetap pakai wa, mulut dan bibir sedang off) saya akan terlihat berbeda dengan saya di tulisan saya.

Rencananya akan saya posting beberapa hal yang super basic yang merupakan hal yang saya ketahui saat ini, dan level itu akan saya usahakan meningkat dengan berjalannya waktu. Sebagai contoh, Saat ini saya mau belajar pemrograman python. Saya 0 di pemrograman python ini, Seharusnya saya tidak memposting mengenai pemrograman python di personalbranding blog ini. Tapi saya akan tetap melakukannya, disini kamu akan tahu bahwa saya 0 dan kamu akan akan tahu bahwa saya dalam perjalanan saya menuju 100.

Saya menuju 100.

Saya penulis, Abu hanin bapake hanin
Mt. yatno

Posted on